• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Artikel Berita Penutupan SSII Tahap 1



ampai batas akhir survei, telah terhimpun sebanyak 156 suara Inovator Indonesia, dari 57 lembaga litbang dan perguruan tinggi yang tersebar di 12 provinsi di seluruh Indonesia. Kami akan segera mengolah suara Anda, dan hasilnya akan kami sampaikan ke para pembuat kebijakan inovasi di Indonesia. Ringkasan hasil survei juga akan kami publikasikan di situs web BIC, serta di buku “109 Inovasi Indonesia 2017”.

Sebagai tindak lanjut, Klaster Riset Inovasi Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia akan melakukan kajian akademik lebih lanjut, dengan kemungkinan melakukan survei lanjutan SSII-II yang lebih komprehensif dan mendalam.

Bagi para innovator yang berkenan untuk menyampaikan suara mereka selewat batas akhir yang ditetapkan pada 16 September 2017 yang lalu, kami akan tetap membuka link survey SSII di https://bit.ly/SSII-1 sampai saat dilaksanakannya SSII tahap II. 

Survei Suara Inovator Indonesia Tahap I ini terselenggara berkat kerjasama yang baik dari para innovator Indonesia dan didukung oleh Klaster Riset Inovasi Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia


Komentar

Belum ada komentar

Tinggalkan Pesan

Berita Terbaru

UPDATE: 117 INOVASI INDONESIA – 2025, BATCH FINAL

Penerimaan proposal inovasi batch ke lima menuju pemilihan “117 Inovasi Indones

SELAMAT JALAN YANG PAMITAN, SELAMAT BERJUANG YANG DATANG

Di hari Pahlawan tahun ini, Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan reshuffle Kabinet Merah Puti

SEKALI LAGI INOVASI INDONESIA MENGGEBRAK DUNIA

Tepat selang setahun setelah karya inovasi Indonesia dari Atsiri Research Center (ARC) Aceh terpilih

NOBEL EKONOMI 2025: PERTUMBUHAN BERBASIS INOVASI

Pada 13 Oktober 2025 yang lalu, Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia mengumumkan pemenang Hadiah

WADUUH …..!!! INDEKS INOVASI INDONESIA – 2025 TURUN

Tahun 2025 ini Indonesia diberitakan menduduki peringkat ke 55 dari 139 negara dalam Indeks Ino